ilustrasi-kawasan-bebas-rokok-480x318[1]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ilustrasi poster Perda KTR

MedanBisnis – Medan. Koordinator Program Pengendalian Tembakau Yayasan Pusaka Indonesia, OK Syahputra Harianda mengatakan, tujuh Kawasan Tanpa Rokok (KTR) siap mengimplementasikan Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 3 Tahun 2014 tentang KTR dan Peraturan Walikota Medan Nomor 35 Tahun 2014 sebagai peraturan pelaksana teknis implementasi Perda KTR.

Hal itu sambung OK, telah disepakati pada acara Fokus Group Diskusi (FGD) penyusunan Petunjuk Pelaksana (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) Perda KTR yang dilaksanakan Yayasan Pusaka Indonesia dan Dinas Kesehatan Kota Medan di Penang Corner Cafe, akhir pekan kemarin.

“Ketujuh kawasan tersebut adalah fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat bermain anak, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja dan tempat umum,” ungkapnya pada wartawan, Sabtu (25/10).

Namun OK menjelaskan, ketujuh kawasan tersebut dalam satu tahun ini masih sebatas pada tahap sosialisasi dan tindakan persuasif saja, meskipun kegiatan pengawasan dan monitoring tetap perlu dilakukan evaluasi atas tindak peneguran yang dilakukan petugas KTR.

Selain itu, tindakan yang diambil akan lebih ditekankan pada upaya sosialisasi dan persuasif, yaitu belum sampai pada tahap upaya penegakan hukum atau pembayaran denda. “Jangan terburu mengimplementasi Perda KTR Kota Medan, hal ini penting dilakukan supaya ada kesamaan persepsi dan langkah dalam pelaksanaan, pemantauan dan pengawasan kawasan tanpa rokok agar lebih efektif dan efesien untuk mengukur efektifitas Perda dan Perwal, dan mencari format terbaik dalam jangka pendek dan panjang,” jelasnya.

FGD ini juga tambah OK, menghasilkan dan menyepakati struktur tim Pemantau KTR Kota Medan yang nantinya akan disahkan oleh Walikota Medan. Sebagai ketua diamanahkan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, wakil ketua Kasatpol PP Kota Medan dan anggota terdiri dari berbagai instansi, organisasi agama dan angkutan.

“Struktur Tim Pemantau KTR ini dilengkapi dengan Surat Instruksi Walikota agar setiap institusi mengimplementasikan KTR di wilayah kerjanya dan menunjuk petugas pengawas internal KTR di wilayah kerja masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Drg Usmapolita Lubis mengatakan tahun 2014 ini pihaknya akan menyediakan sebanyak 1000 stiker KTR, membuat papan iklan layanan masyarakat tentang KTR atau bahaya merokok dan menyediakan 10 peringatan KTR permanen dan ditempatkan di tempat-tempat yang gampang diakses oleh masyarakat sebagai langkah sosialisasi.( rozie winata)

Page Source: http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2014/10/28/125988/7-kawasan-tanpa-rokok-siap-implementasikan-perda-ktr-kota-medan/