EcdhlDRgsRBALI – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali menyatakan rokok ala Arab atau shisha bukan produk narkotika. Namun, kecanduan shisha lebih berbahaya 400 hingga 450 kali lipat daripada rokok.

“Shisha tidak termasuk produk narkotika. Namun, memiliki bahaya tersendiri terhadap kesehatan seperti kanker paru, jantung, dan penyakit lainnya,” kata Kepala Bidang Pencegahan BNN Provinsi Bali, Ni Ketut Adi Lisdiani, di Denpasar, Senin (21/7/2014).

Dia mengatakan, shisha yang memiliki rasa mint dan buah-buahan itu dapat menyebabkan kebergantungan serta harganya jauh lebih mahal dari sebungkus rokok. “Apalagi yang menikmatinya pelajar, otomatis mereka membutuhkan uang dari orangtuanya,” ujarnya.

Menurut penelitian, mengisap shisha selama 30 menit sama artinya dengan menghirup 10 miligram karbon monoksida atau lebih tinggi dibandingkan rokok.

“Selain itu, mengisap shisha selama 45 menit menghasilkan jumlah tar 36 kali lebih banyak ketimbang merokok selama lima menit,” ujarnya.

Ketut Adi mengatakan, shisha termasuk produk yang mengandung zat adiktif karena berbahan dasar tembakau dan dalam peredarannya termasuk produk legal yang dipandang sama dengan rokok. Namun, shisha memiliki bahan yang berbahaya.

“Satu paket shisha bisa dapat dinikmati oleh tiga hingga lima orang dengan harga Rp35 ribu,” ujarnya.

Pihaknya mengkhawatirkan apabila shisha mengandung zat narkotika yang berbahaya akan lebih berbahaya. “Sampai saat ini kami belum dapat mengambil tindakan bahwa shisha merupakan produk legal dan baru sehingga belum ada peraturan dalam mengonsumsi shisha tersebut,” ujarnya.

Ketut Adi menambahkan bahwa untuk pencegahannya diperlukan kesadaran masing-masing sehingga bahaya shisha maupun rokok tidak sampai membahayakan diri sendiri.

“Dengan tumbuhnya kesadaran pada diri tentunya jumlah perokok dan pengirup shisha dapat berkurang,” ujarnya.

Dia mengimbau kepada semua orangtua agar memerhatikan kegiatan anaknya serta mengetahui dengan siapa sang anak pergi dan bergaul sehingga anak tidak terjerumus ke hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri.

(trk)

Sumber : http://news.okezone.com/read/2014/07/21/337/1015856/bnn-shisha-lebih-berbahaya-daripada-rokok