Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Din Syamsuddin, Kamis (23/7/2015), meresmikan Klinik Pratama PKU Muhammadiyah unit Wates. Klinik ini sebelumnya merupakan RS PKU Muhammadiyah Unit Wates yang kemudian berubah status dan menjadi klinik sesuai aturan kementerian kesehatan.

Din Syamsuddin dalam peresmian itu mengatakan , Muhammadiyah dalam hal ini menunjukkan pelayanannya kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

Selama Muhammadiyah bergerak dalam bidang amalan pendidikan dan juga kesehatan, dibuktikan dengan keberadaan ratusan perguruan tinggi Muhammadiyah dan Rumah Sakit Muhammadiyah (dikenal juga sebagai RS PKU atau RS Islam di beberapa daerah).

“Ini sesuai program Pemerintah Indonesia Sehat. Bangsa sehat itu penting. Tanpa warga yang sehat maka sebuah bangsa tidak akan bisa eksis dan bersaing dengan bangsa lain,” katanya.

Sebab itu, Din Syamsuddin menegaskan masalah kesehatan harus dilakukan melalui paradigma baru. Dalam pelayanan kesehatan, menurutnya, jangan sampai meninggalkan dimensi keilahian.

Dalam kesempatan yang sama, juga diresmikan Klinik Berhenti Merokok di Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Unit Wates. Klinik ini diresmikan oleh Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo didampingi Din Syamsudin. Setelah adanya PERDA Kawasan Tanpa Rokok di Kulon Progo, diharapkan keberadaan klinik ini akan membantu para perokok untuk berhenti merokok.

Sebagaimana kita ketahui, bahaya rokok bagi kesehatan sangatlah beragam. Rokok merupakan faktor resiko timbulnya gangguan jantung, gangguan pernafasan, kanker, dan masih banyak lagi akibat kesehatan yang ditimbulkan. Diharapkan, masyarakat akan semakin memahami bahaya rokok dan bagi mereka yang telah kecanduan, klinik ini merupakan jawaban.

Sumber: Tribun Jogja