Kontributor:

Dini Ramadhaini – Duta Anti Rokok MTCC UMY

Saya Dini Ramadhaini yang sedang berkuliah di Universitas Muhhmadiyah Yogyakarta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan jurusan Program Studi Ilmu Keperawatan dari perwakilan Duta Anti Rokok MTCC UMY, akan meliput sebuah kegiatan yang telah saya ikuti pada hari minggu tanggal 23 februari 2014, tepatnya di nol km jalan Malioboro dan saya akan mengutarakan pendapat saya mengenai Miras itu sendiri.

20140223_090846_2

 

Gerakan Nasional Anti Miras atau GENAM adalah gerakan damai yang bertujuan untuk menyelamatkan generasi muda 21 tahun dari bahaya miras melalui sosialisasi dan edukasi. Pada hari Minggu, 23 Februari 2014 kemarin. Genam ini mengadakan sebuah kegiatan sosialisasi di nol km, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi di depan kantor pos tepat persimpangan lampu merah malioboro. Disana banyak dihadiri oleh beberapa komunitas, seperti MTCC, KSR UMY dan lain-lain. Disana kita mendapatkan sebuah kaos yang bertuliskan “ I Support #AntiMiras “ .

Adapun kegiatan yang kita lakukan disana yaitu, kegiatan pertama pembacaan deklarasi Anti Miras oleh seluruh pejabat, wakil OSIS dan Komunitas, pembacaan naskah deklarasi bersama-sama oleh peserta. Kegiatan kedua yaitu, melakukan penanda tanganan spanduk dukungan Gerakan Nasional Anti Miras oleh seluruh peserta yang hadir, setelah pembacaan naskah deklarasi Anti Miras itu dibacakan kita yang datang di kegiatan tersebut di dihibur dengan sebuah musik rock. Saat itu pula, kegiatan itu berakhir.

Menurut pendapat saya pribadi, Gerakan Nasional Anti Miras ini sangatlah penting karena diketahui masih banyak orang-orang diluar sana yang mungkin suka meminum-minuman keras seperti alcohol. Dimana yang kita ketahui, apabila kita hanya sedikit saja mencicipi alcohol lama kelamaan kita akan mencobanya dan yang lebih parahnya lagi akan menjadi kecanduan, terutama pada para remaja mereka yang masih ingin mengetahui sesuatu yang membuat mereka penasaran, semakin mereka dilarang semakin mereka menjadi penasaran. Maka dari itu para remaja sebaiknya jangan pernah mencicipi atau bahkan mencoba nya walaupun hanya satu kali.

Untungnya, juga GENAM ini mempunyai tujuan menyelamatkan para generasi muda yang berusia 21 tahun, karena saya yakin pada umur dibawah 21 tahun, umur 21 tahun maupun diatas 21 tahun apabila mereka mencoba untuk meminum-minuma keras tersebut walaupun hanya satu kali mereka akan merasa kecanduan dan sulit untuk dihentikan apabila tidak dari kesadaran diri mereka sendiri. Diketahui juga bahwa Miras ini sendiri adalah tradisi dari negara barat dimana jika mereka melakukan sebuah party mereka akan merayakannya dengan meminum-minuman keras dan itu sudah menjadi tradisi dan budaya mereka. Bisa juga sudah menjadi karakter dan lifestyle mereka, dan para remaja yang masih mudah terpengaruhi mereka mengikuti gaya orang barat yang mungkin menurut mereka hal itu sangat keren dan patut untuk di contoh sebagai lifestyle mereka. Padahal mereka sendiri tahu bahwa minuman keras sangatlah berbahaya buat tubuh dan dapat merusak seluruh organ bagian dalam pada manusia. Mereka tidak menyadari bahwa cairan yang baunya sangat menguap tersebut terdapat racun yang sangat membahayakan diri mereka sendiri dimana jika kita mengkonsumsi alcohol akan mendapat dampak negative pada, otak, paru-paru, hati, dan system alat kelamin. Dampak lainnya yaitu, sakit perut, susah bernafas, dan dalam system pencernaan, rendahnya produktivitas, tekanan darah/ struk liver kemudian kerusakan sel-sel otak. Maka dari itu, dengan adanya GENAM ini semoga komunitas ini dapat berusaha lebih maksimal dalam melakukan penyelamatan para generasi muda agar merela bisa lebih menyadari betapa sayang nya jika mereka amelakukan hal-hal yang dapat membahayakan dan merugikan diri mereka sendiri.

Inilah hasil liputan dan pendapat saya setelah saya mengikuti kegiatan GENAM tersebut, semoga liputan ini bisa mejadi bermanfaat bagi kita semua. SELAMATKAN GENERASI MUDA PENERUS BANGSA DARI HAL-HAL YANG DAPAT MERUGIKAN DIRI MEREKA SENDIRI DAN DAPAT MENGHARUMKAN NAMA BANGSA. 