Sleman, 27 Desember 2018, dr. Supriyatiningsih, Sp. OG., M. Kes dan team dari MTCC-UMY dibantu oleh dr. Theresia Sandra Diah Ratih, MHA selaku Kepala Subdit Penyakit Paru Kronik dan Gangguan Imunologi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia hadir dalam rapat kordinasi penerapan kawasan tanpa rokok di Kabupaten Sleman. Rapat pertemuan ini bertujuan dalam menciptakan dan mendorong pemerintah daerah Kabupaten Sleman dalam penerapan dan pelaksanakaan Kawasan Tanpa Rokok.

Team MTCC menyampaikan bahwa masih banyak hal yang harus dikerjakan oleh pemerintah Kabupaten Sleman dalam menciptakan kawasan tanpa rokok maka dari itu kami akan selalu berupaya dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan mendorong dan membantu agar tercapainya kesehatan, pengendalian dan pencegahan penyakit akibat prilaku merokok dan paparan asapnya khususnya bagi Masyarakat Kabupaten Sleman. Sebelumnya team MTCC UMY telah mengadakan sosialisasi Perbub KTR, Workshop dan Pelatihan Satuan Tugas (Satgas) Kawasan Tanpa Rokok serta monitoring dan evaluasi penerapan kawasan tanpa rokokĀ  dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. Hasil dari beberapa kegiatan tersebut telah dapat disimpulkan bahwa masyarakat kabupaten Sleman telah memahami dan mengerti tujan penerapan kawasan tanpa rokok.

Supriyatiningsih, Sp. OG., M. Kes dan Dianita Sugiyo, S.Kep., Ns., MHID (MTCC-UMY) menuturkan bahwa kami saat ini sudah melakukan upaya semaksimal mungkin dalam membantu Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menerapkan kawasan tanpa rokok. Ada beberapa yang harus dievaluasi dalam menerapkan Kawasan Tanpa Rokok yang lebih komprehensif dan maksimal di Kabupaten Sleman, kami mendorong Pemerintah Daerah (Pemkab) untuk segera Mengundangkan Peraturan Daerah (Perda) mengenai Kawasan Tanpa Rokok (KTR) agar seluruh aspek lapisan masyarakat lebih terjamin hak dan kewajibannya sebeb Peraturan Bupati mengenai Kawasan Tanpa Rokok sebelumnya masih sangat masif dalam pelaksanaan dan penerapan Kawasan Tanpa Rokok. Kebutuhan pembuatan Perda KTR tersebut sejalan dengan apa yang sudah diupayakan oleh Pemkab Sleman. Saat ini lebih dari 90 Desa di Kabupaten Sleman telah mendeklarasikan desa bebas dari asap rokok dan kabupaten sleman telah mendapatkan penghargaan sebagai kota layak anak dengan kategori penghargaan Madya (2017) dan Nidya (2018) kedepannya tahun 2019 segera mendpatkan pengahargaan dengan kategoori utama. Dalam upaya mencapai penghargaan tersebut salah satu unsur atau kategorinya adalah dengan ketersediaan peraturan daerah mengenai kawasan tanpa rokok maka dari itu kami sangat mengharapkan pemerintah kabupaten Sleman untuk segera mengundangkan.

Pertemuan kali ini kami (MTCC-UMY) sudah menyiapkan rancangan naskah akademik dan rancangan peraturan daerah mengenai kawasan tanpa rokok yang diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sleman guna membantu dalam mempersiapkan Perda Sleman mengenai Kawasan Tanpa Rokok. Kami (MTCC UMY dan Kemenkes RI) akan selalu berupaya untuk mewujudkan Sleman Sembada dan berkemajuan kedepannya.