Berhenti merokok bukan merupakan suatu perkara yang mudah bagi mereka yang sudah kecanduan zat adiktif ini. namun, hal ini juga bukan berarti tidak mungkin untuk di lakukan bagi mereka yang benar-benar ingin meninggalkan kebiasaan yang berbahaya tersebut. Mengambil keputusan untuk berhenti merokok memang suatu perkara yang sulit serta membutuhkan niat yang besar untuk bisa berhasil. Banyak godaan yang dapat membuat perokok aktif ini akan kembali menjadi perokok aktif jika tidak di sertai dengan dukungan oleh orang yang ada di sekitar mereka. Oleh karena itu pada tanggal 07-08 Maret 2016 MTCC UMY mengadakan Training Konselor berhenti merokok untuk membantu mereka yang memiliki niat untuk lepas dari pengaruh nikotin tersebut.

Menurut Dianita Sugiyo selaku kordinator acara, dukungan orang terdekat atau teman sebaya dari si perokok aktif yang memiliki niat untuk berhenti merokok itu sangat penting sehingga mereka tidak merasa terintimidasi dan merasa tersudutkan atas kebiasaan buruk mereka ini. “Training ini di adakan untuk merekrut para calon konselor yang harapannya dapat menyelamatkan generasi muda khususnya dari bahaya merokok itu sendiri dan para perokok aktif dapat dengan nyaman menyampaikan masalahnya kepada para konselor terlatih untuk menghilangkan kebiasaan merokok mereka” jelasnya di ruang sidang FH UMY pada 07 Maret 2016 .

Menurut dr.Warih Andan Sp.Kj selaku salah satu pemateri dalam acara ini, merokok merupakan suatu gejala dari gangguan jiwa karena merupakan kebuasaan yang tidak normal sehingga membutuhkan perhatian khusus untuk menyadarkan penderitanya. Training konselor yang di adakan oleh MTCC UMY merupakan suatu wadah yang sangat baik untuk membantu para perokok aktif untuk lepas dari kebiasaan buruk mereka. Namun di perlukan kerja keras dan semangat yang ekstra dari para calon konselor ini karena tidak mudah untuk membuat merubah kebiasaan seseorang sehingga para konselor harus bekerja lebih ekstra dan lebih sabar dalam menghadapi calon klien mereka karena suatu hal yang sulit bukan berarti tidak mungkin untuk dilakukan.

Training konselor ini diikuti oleh sekitar 20 orang lebih yang berasal dari berbagai institusi dan berbagai fakultas yang ada di UMY . “Training ini sangat menarik dan saya lebih merasa tertantang untuk dapat membantu orang lain khususnya orang-orang terdekat dan sabaht saya untuk lepas dari pengaruh buruk rokok” jelas ninda calon konselor dari FE UMY.