Mataram (suarantb.com) – Rencana penghapusan iklan rokok di sekitar lingkungan sekolah nampaknya sulit dilakukan. Pasalnya sejauh ini belum ada aturan baku yang dapat dijadikan pijakan.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, H. Surya.

“Karena dasar aturannya belum baku,” katanya, Senin, 20 Februari 2017.

Jika dilakukan penertiban iklan rokok di sekitar sekolah, bisa saja produsen rokok komplain terhadap kebijakan tersebut. Karena belum adanya aturan baku khususnya berkaitan dengan radius antara sekolah dengan tempat pemasangan reklame rokok.

Namun ditambahkan Surya, iklan rokok di sekitar lingkungan sekolah tetap dijadikan catatan dalam rangka memperbaiki penyelenggaraan pendidikan. Rencananya, akan tetap dilakukan penyisiran iklan rokok di sekitar lingkungan sampai sekolah.

Untuk menetralisir masalah tersebut, perlu diberikan pemahaman sejak dini kepada siswa terkait bahaya rokok. Karena tak hanya orang dewasa, anak SD pun ada yang merokok.

“Kita perlu memberikan pemahaman sedini mungkin terhadap siswa,” ujarnya.

Tak hanya tanggung jawab sekolah, perlu kerja keras orang tua untuk memberikan pendidikan di lingkungan keluarga terkait larangan merokok ini. Jika ditemukan pelajar yang kedapatan merokok di sekolah, yang bersangkutan akan diberi teguran, peringatan, dan sanksi kedisiplinan.

“Jika kedapatan akan diproses sesuai dengan prosedur,” kata Surya. (anh)

Sumber : http://www.suarantb.com/news/2017/02/21/24597/penertiban.iklan.rokok.di.lingkungan.sekolah.terkendala.aturan