193914_073413_rokok4[1]

Covesia.com – Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) menyatakan narkoba merupakan satu nama yang terdiri atas tiga jenis yaitu, narkotika, psikotropika dan zat adiktif. Menurut dr. Hakim Sarimuda Pohan, tembakau adalah zat adiktif, meskipun ayat yang mengatur hal itu sempat hilang dalam Undang-Undang Kesehatan.

Kini, melalui Komnas PT pun telah menyerahkan naskah Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Kesehatan Masyarakat dari Bahaya Tembakau kepada Komisi IX DPR dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) di Jakarta, Senin. RDPU tersebut juga diikuti Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI).

Hakim yang merupakan Kabid Pengembangan Medis Komnas PT tersebut mengatakan, dalam putusan MK dinyatakan bahwa meskipun tidak ada undang-undang yang mengatur tembakau sebagai zat adiktif, tetapi kenyataannya pada dasarnya tembakau adalah zat adiktif.

Dia juga mengklaim harga rokok di Indonesia merupakan yang paling rendah di dunia. Rokok-rokok di Indonesia yang diekspor, di luar negeri dihargai tujuh hingga delapan dolar Amerika Serikat. “Seluruh kepala daerah di Indonesia mencanangkan perang terhadap narkoba. Rokok adalah zat adiktif yang termasuk bagian dari narkoba,” kata Hakim.”Kalau kita mau membasmi narkoba, maka jangan segan untuk menghentikan segala bentuk promosi terhadap rokok,” tegasnya lagi.

“Di Indonesia harga rokok hanya satu dolar, yang menikmati cukainya justru negara lain. Mereka terima Rp50.000, Indonesia hanya Rp5.000,” tutur Hakim menambahkan.

Sumber:┬áRokok Dianggap Narkoba, RUU Terkait Tembakau Diserahkan ke DPR – See more at: http://www.covesia.com/berita/7753/rokok-dianggap-narkoba-ruu-terkait-tembakau-diserahkan-ke-dpr.html#sthash.Nd10yxj8.dpuf