RUBIYO: TOKOH PENGGIAT KAWASAN DILARANG MEROKOK 

DI DESA NGUNUT TENGAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL

Oleh: Isnaini Muallidin – MTCC UMY

 

MANTAN PEROKOK YANG MENJADI PIONER

Sosok sederhana dan bersahaja dari Desa Ngunut Tengah Kecamatan Playen  Kabupaten Gunungkidul yang bernama Rubiyo merupakan kepala dusun dan sekaligus tokoh Nahdatul Ulama yang menjadi pioner dalam membangun gerakan moral untuk menjadikan Kawasan Dilarang Merokok didusunnya. Sebelum mengembangkan Kawasan Dilarang Merokok didesanya, beliau adalah sesorang perokok berat dan mulai insyaf setelah mendapat amanah untuk memimpin Padukuhan Siaga Ngunut Tengah yang mempunyai tujuan untuk membangun kawasan bebas asap rokok. Dengan adanya program Padukuhan Siaga ini, mulai muncul gagasan beliau untuk menginisiasi Kawasan Dilarang Merokok didusunnya.

 

INISIASI KAWASAN DILARANG MEROKOK

Untuk mewujudkan gagasan Kawasan Dilarang Merokok didusunnya, dimulai sejak tahun 2009, Pak Rubiyo sebagai ketua Padukuhan Siaga diundang untuk mengikuti kegiatan kampanye Anti Rokok di Tingkat Kecamatan Playen. Setelah mengikuti acara tersebut, beliau tergerak untuk  membangun keasadaran gerakan anti rokok didusunnya. Pendekatan yang beliau lakukan adalah sangat humanis melalui tokoh-tokoh yang ada di Desa Ngunut maupun Tokoh yang ada di Dusun Ngunut Tengah.

Pertama, adalah melakukan pendetakan kepada Kepala Desa Ngunut untuk berdiskusi dan mencari jalan terbaik untuk merumuskan Kawasan Dilarang Merokok. Hasil diskusi tersebut, Kepala Desa Ngunut memfasilitasi Pak Rubiyo untuk mensosialisasikan bahaya merokok dalam Forum Pamong Desa dan Forum PKK Desa.

Kedua, Pak Rubiyo sebagai Kepala Dusun Ngunut Tengah, melalui Forum Rembug Dusun yang dihadiri oleh Dukuh, RW, RT, tokoh masyarakat, tokoh agama,  dan kader kesehatan. Hasil Rembug Warga disepakati adanya enam (6) Kawasan Dilarang Merokok di Dusun Ngunut Tengat, yaitu:

  1. Dilarang merokok di rumah
  2. Dilarang merokok di pertemuan Dusun, RW, dan RT
  3. Dilarang merokok di Forum Pengajian dan Tempat Ibadah
  4. Dilarang merokok di Forum Jagong Bayi
  5. Dilarang merokok di depan Anak-Anak dan lingkungan sekolah
  6. Dilarang menyediakan Asbak di dalam rumah

IMPLEMENTASI KAWASAN DILARANG MEROKOK

Komitmen dari semua warga di Dusun Ngunut Tengah ini tidak hanya sekedar diatas kertas saja, namun benar-benar diimplementasikan secara nyata lewat stikerisasi di rumah-rumah warga, menyuarakan iklan kesepakatan tersebut melalui Radio Komunitas Dusun yang ada di Dusun Ngunut Tengah, adanya plangisasi memasuki Dusun Ngunut Tengah yang dipasang di pohon-pohon dengan tulisan “Hindari Asap Rokok”, “Hidup Sehat Tanpa Rokok”, Stop Merokok”, bahkan beliau juga mendirikan kesenian tradisional Tek-Tek dengan membuat syair-syair bahasa Jawa yang berisikan ajakan untuk tidak merokok dan menjauhi rokok. Tahun 2010,  Pak Rubiyo bersama 15 tokoh masyarakat mendeklarasikan Dusun Ngunut Tengah sebagai Kawasan Dilarang Merokok yang disaksikan oleh Wakil Bupati Badinga  pada saat itu. Dengan adanya deklasi ini, menunjukkan bahwa Dusun Ngunut Tengah telah menjadi salah satu dusun percontohan yang berhasil untuk mengimplementasikan Kawasan Dilarang Merokok dengan mendapat predikat terbaik di Kabupaten Gunungkidul.

Dusun Ngunut Tengah yang dipimpin oleh Pak Rubiyo berpenduduk 683 jiwa yang terdiri dari 7 RT.  Implementasi Kawasan Dilarang Merokok ini ternyata memberikan dampak positif bagi warganya dengan adanya penurunan jumlah perokok setiap tahunnya. Hasil survei yang beliau adakan didapatkan data bahwa mulai tahun 2009, sejak adanya kesepakatan warga, dari 300 orang yang merokok terjadi penurunan menjadi 150 orang yang berhenti merokok. Tahun 2010,  turun 140 orang, dan tahun 2011 turun menjadi 67 orang, sedangkan untuk tahun 2012,  100 % sudah tidak ada yang merokok.

Belajar dari sosok yang gigih dalam menggerakkan larangan merokok di Dusun Ngunut Tengah seperti Pak Rubiyo ini memberikan pelajaran yang luar biasa bagi kita, bahwa kita harus berbuat lebih nyata dan konkrit untuk memulai dengan sepenuh hati untuk menyelamatkan generasi muda dan keturunan kita dari bahaya rokok.  Semoga pembelajaran ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua…….SELAMAT BERJUANG PAK RUBIYO!!